Senin, 25 Januari 2016

L A N G K A


Yang LANGKA itu...
istri yg tunduk patuh pada suami, yg senantiasa berseri2 saat dipandang ,
yg ridha terdiam saat suami marah.
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.
Tercantik di hadapan suami.
Terharum saat menemani suami beristirahat.
Tak menuntut keduniaan yg tidak mampu diberikan suaminya.
Yang sadar bahwa ridha-Nya ada pd ridha suaminya.
Yang LANGKA itu...
Suami yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.
Malu jika menyuruh ini itu krn tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.
Yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang krn sadar itulah resiko hadirnya amanah² yg masih kecil.
Yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.
Yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga krn rasa sayangnya thd istrinya yg kelelahan.
Yang LANGKA itu...
Anak lelaki...
yang sadar bahwa ibunya yg paling berhak atas dirinya.
Yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.
Yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak²nya.
Yang sadar bahwa surganya ada pd keridhaan ibunya.
Yang LANGKA itu...
Orang tua...
yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.
yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak
menyuruhnya kpd perkara munkar.
Yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pd ridha suaminya.
Yang LANGKA itu...
Seorang ibu...
Yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya.
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tsb saat anaknya ada kelalaian thdnya.
Yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pd anak²nya adalah hasil didikannya yg salah selama ini.
Yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau do'a keburukan maka malaikat akan mengaminkan do'anya.
Yang LANGKA itu...
Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dlm keheningan sepertiga malam terakhir.
Meskipun sehari hari dlm kesibukan rumah tangganya.
Dalam kesibukan usahanya.
Dalam kesibukan pekerjaannya.
Yang LANGKA itu...
Orang-orang yg saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.
yang saling memaklumi jika hal² di atas lupa atau lalai dilakukan sehingga saling memaafkan diantara mereka.
Maka rahmat Allah berada di antara mereka.
Dan Allah dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan² mereka.
Semoga kita termasuk kelompok yg LANGKA itu.... Aamiin

Rabu, 04 November 2015

Kutinggalkan Kau Karena-Nya

Teruntuk engkau yang kucintai dalam diam
Sering kali saat keheningan datang bergaung di hati ini, Aku terenyuh Sering kali pula cerita2 lalu mulai terputar di benak ku Membuat aku kembali bertasbih menyebut Sang Pemilik Hati...

Selalu kuyakinkan hati ini, Selalu kupaksa hati ini Agar tidak serta merta mengambil handphone lalu menghubungimu, Mencurahkan seluruh perasaan yang tersimpan sejak lama...



Tapi kembali ku ingat Sang Pemilik Rasa..
Ya.. kutinggalkan kau karenaNya, 

Karena janji Allah itu benar,
Aku ingin kita bersama jikalau Allah telah mengizinkan
Aku ingin bersamamu dengan izin Allah
Mencintaimu lagi dengan izin Allah
Mendapatkanmu dengan cara yang lebih halal...

Tapi kadang aku tersenyum...
Mengingat betapa baiknya Allah yang memisahkan kita, 

Agar kita menjadi pribadi yang lebih baik 
Dan jikalau kelak kau bukan jodohku, tak apa, 
 Berarti kita tidak berjodoh...
 
Dalam sujudku selalu ku berdoa...
"Jika ini perasaan cinta, segera halalkan, 

Jika hanya hasa nafsu, musnahkanlah, 
Jika dia jodohku dekatkanlah 
dan Jika bukan, maka jauhkanlah"

Aku sedang sibuk memperbaiki diri... 

Semoga kau pun demikian. Bersabarlah. 
Rencana Allah lah yang paling indah. 
Dia tidak pernah terlambat.
Tidak pula terlalu cepat. 
Dia pasti tepat waktu.